Analisis Puisi Hari Ini Seperti Juga Kemarin Karya Seno Gumira Ajidarma: 2022

  • Analisis Puisi Hari Ini Seperti Juga Kemarin Karya Seno Gumira Ajidarma

Puisi ini mempunyai makna bSeno Gumira Ajidarmaagaimana rasa yang dialami oleh kita disaat sedang merasa jenuh dengan hidupnya dan membutuhkan hal-hal yang baru yang dapat membuat hidupnya berwarna dengan suasana dan hal-hal baru yang dapat dia lakukan.

Tetapi, karena terkadang kita terlalu sibuk atau terlalu fokus dalam mengerjakan hal-hal yang kita lakukan sehari-hari, sehingga kita benar-benar sudah terjebak di dalam kegiatan tersebut di setiap harinya, kita tidak akan memiliki waktu untuk mencoba hal-hal yang baru yang dapat membuat hidup kita berwarna.

Sehingga pada akhirnya ketika kita merasakan ada sebuah kesempatan yang kita pikir dapat membuat kehidupan kita menjadi tidak sepi lagi, kita menjalaninya sampai selesai sembari berharap bahwa setelah melakukan hal tersebut hidup kita akan menjadi berbeda, ternyata di hari esoknya, kita tetap melakukan hal yang sama seperti hari kemarin, tetap dengan sepi tanpa ada yang menarik dan tanpa ada seorang pun.

Tetapi Seno memberitahu kita melalui puisinya bahwa masih ada sesuatu yang terus berubah dan selalu ada di setiap harinya di setiap pagi, yaitu adalah matahari pagi. Matahari selalu berubah-ubah, pada pagi hari dia akan terbit di timur dan pada sore hari menjelang malam dia akan berada di barat dan akan muncul kembali di arah timur esok paginya. Matahari selalu berada di sekitar kita di setiap harinya dan jika kita merasa kesepian, ingatlah matahari yang selalu ada bagi kita di setiap harinya.

Dari sudut pandang literatur puisi ini merupakan puisi kontemporer, karena puisi ini mengangkat hal-hal yang bukan merupakan sebuah isu-isu sosial, dan mengangkat hal-hal yang berurusan dengan hal-hal berhubungan diri manusia sebagai seorang individu dan membahas hal-hal yang hanya berpusat kepada diri  manusia tersebut, tanpa mempedulikan hal-hal lain.

Dampak yang mungkin diberikan puisi ini kepada semua orang adalah puisi ini memberikan semangat dan anjuran agar tidak menyerah dalam menjalani hari-hari di setiap kehidupan. Walaupun terasa sepi, tetapi pasti ada sesuatu yang ada disana dan membuat kita sadar bahwa kita tidak sebegitu sendirian jika kita mau memperhatikan dan mensyukuri apa yang ada di hidup kita.

 

  • Ide Utama Puisi Hari Ini Seperti Juga Kemarin Karya Seno Gumira Ajidarma

Ide utama dari puisi ini adalah sebenarnya kita tidak melalui hari-hari kita yang kita rasakan begitu sepi hanya sendiri jika kita mau memperhatikan sekitar kita dan mensyukuri apa yang dilalui di dalam hidup kita. Ide itulah yang diberikan oleh Seno bagi mereka yang merasa kesepian di setiap harinya dan bagi mereka yang merasa bahwa hidupnya memang sudah ditakdirkan untuk selalu sendiri, untuk tidak menyerah dan selalu jalani hidup dengan semangat karena sebenarnya mereka tidak sendiri seperti yang mereka pikirkan. Banyak hal di hidup kita yang seharusnya kita syukuri dan tidak kita abaikan agar hidup kita tidak sepi, dan berhentilah menjadi orang yang egois.

 

  • Gaya Bahasa Puisi Hari Ini Seperti Juga Kemarin Karya Seno Gumira Ajidarma
    • Sudut Pandang:

Sudut pandang yang digunakan di dalam puisi ini adalah sudut pandang orang ketiga yang serba tahu, karena dalam puisi ini ada seseorang yang bercerita mengenai keluhannya akan hari-harinya yang selalu sepi dan tidak jauh berbeda- dengan hari-hari yang dilaluinya sebelumnya. Mengapa sudut pandang orang ketiga disini adalah orang yang serba tahu, karena cara penulisan puisi ini tidak secara langsung yang biasanya ditandai dengan tanda petik yang menandakan bahwa baris-baris puisi ini merupakan ucapan seseorang, tetapi puisi ini juga tidak menunjukkan adanya kata kunci yang menunjukkan bahwa puisi ini menggunakan sudut pandang orang ketiga terbatas seperti dia, nama seseorang.

  • Rima:

Puisi ini menggunakan rima yang didominasi dengan akhiran –i yang digunakan di baris kedua sampai dengan keempat dan baris pertama menggunakan akhiran –a sehingga ritme dari puisi ini adalah A B B B.

  • Simbolisme:

Simbolisme di dalam puisi ini ditunjukkan dengan penggunaan kata “rawan” di baris ketiga yang menurut KBBI, rawan memiliki arti sebagai kendaraan, dan dalam puisi ini kata rawan memiliki arti sebagai sesuatu hal yang dapat membawa suasana dan warna baru ke dalam hari-hari seseorang yang terasa sangat sepi.

  • Simile:

Puisi ini juga menggunakan simile di baris kedua yaitu untuk menjelaskan bahwa orang yang mengalami hari-harinya dengan sendiri membandingkan nasib dan sepi, yang dimana keduanya tidak memiliki hubungan apapun di dunia nyata, tetapi di puisi ini nasib merepresentasikan kepercayaan orang tersebut akan hari-hari yang dilaluinya dengan sendiri selamanya, sedangkan sepi menandakan kepercayaanya bahwa hari-hari sepinya dapat menghilang dan berganti.

 

  • Tema Puisi Hari Ini Seperti Juga Kemarin Karya Seno Gumira Ajidarma

Tema dari puisi ini adalah mengenai hari-hari. Hari-hari disini menjadikan objek untuk menyampaikan pola pikir dari kesepian yang dialami orang tersebut dan hari menjadi objek utama yang dipermasalahkan disini, dan juga hari memberikan makna bagi matahari, dengan matahari merupakan penanda dari dimulainya hari yang baru dan juga menandakan akhir dari suatu hari.

Hari membuat jalan cerita di cerita ini berjalan dengan menjadi objek pusat yang menjadi pokok pikiran mengenai kesepian dan kesendirian yang dituangkan didalam puisi ini.

 

  • Tone Puisi Hari Ini Seperti Juga Kemarin Karya Seno Gumira Ajidarma

Suasana yang ditunjukkan di dalam puisi ini adalah kejenuhan dan juga kesepian seperti isi dan makna dari puisi ini, yaitu mengenai hari-hari sepi seseorang yang tidak pernah memperhatikan sekelilingnya dan mensyukuri keadaan sekelilingnya sehingga dia merasa sepi, sendiri, bosan dan jenuh dengan keadaannya yang tidak pernah berubah dan menarik dari hari ke hari.

 

  • Kesimpulan Puisi Hari Ini Seperti Juga Kemarin Karya Seno Gumira Ajidarma

Kesimpulan dari puisi ini adalah puisi ini merupakan salah satu puisi kontemporer dengan makna yang sangat dalam dan dan menyentuh mereka yang merasa sepi, bosan, putus asa dengan hidupnya untuk melihat sekelilingnya dan  menyadari apa yang dia punya dalam kehidupan dan mengajak orang untuk bersyukur dan semangat dalam menjalani hidupnya.

Seno menulis puisi ini walaupun dengan suasana yang menunjukkan kejenuhan, kesepian dan kebosanan, tetapi ketika dihayati dan dipikirkan lebih dalam, memberikan makna yang sangat bijaksana dan berguna bagi semua orang.

Whether you’re aiming to learn some new marketable skills or just want to explore a topic, online learning platforms are a great solution for learning on your own schedule. You can also complete courses quickly and save money choosing virtual classes over in-person ones. In fact, individuals learn 40% faster on digital platforms compared to in-person learning.

Some online learning platforms provide certifications, while others are designed to simply grow your skills in your personal and professional life. Including Masterclass and Coursera, here are our recommendations for the best online learning platforms you can sign up for today.

The 7 Best Online Learning Platforms of 2022

About the author

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Other related Posts